Update 5 Desember 2025 Baitul Mal Aceh Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Korban Banjir dan Longsor
Media Tanjungbalai – Update 5 Desember 2025 Memasuki hari-hari kritis setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Aceh, Baitul Mal Aceh (BMA) mengeluarkan imbauan resmi pada 4 Desember 2025 untuk mengajak seluruh masyarakat bersatu membantu para korban yang tengah menghadapi kesulitan berat. Ajakan ini menjadi sorotan publik karena tingginya kebutuhan logistik dan besarnya jumlah warga yang terdampak.
Kebutuhan Mendesak Masih Tinggi
Dalam pernyataannya, BMA menyebutkan bahwa ribuan warga terpaksa mengungsi akibat rusaknya rumah, akses jalan, serta fasilitas umum. Kondisi cuaca yang belum stabil turut menyulitkan upaya evakuasi dan penyaluran logistik.
“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat berjuang di pengungsian dengan keterbatasan. Bantuan yang masuk masih belum sebanding dengan kebutuhan yang ada,” ungkap pihak Baitul Mal Aceh dalam update resmi tersebut.
Kebutuhan mendesak meliputi:
makanan siap saji dan sembako,
selimut dan pakaian layak pakai,
perlengkapan bayi dan perempuan,
air bersih dan obat-obatan dasar,
serta dukungan dana untuk pemulihan rumah yang rusak.
Baca Juga: Senjakala Penjual Koran di Jakarta Pusat: Pembaca Pindah ke Dunia Digital
Update 5 Desember 2025 BMA Buka Saluran Donasi untuk Publik
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BMA membuka berbagai kanal donasi untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi. Donasi dapat disalurkan melalui rekening khusus tanggap bencana maupun layanan donasi digital yang sudah disiapkan.
Baitul Mal Aceh menegaskan bahwa seluruh donasi akan dikelola secara transparan dan disalurkan langsung kepada warga yang terdampak, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
“Kami mengajak siapa pun, baik individu, komunitas, hingga lembaga, untuk ikut ambil bagian. Sedikit bantuan akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita,” tambah pernyataan tersebut.
Relawan Lapangan Terus Bergerak
Saat ini, tim relawan yang berkolaborasi dengan BMA masih bekerja di beberapa titik terdampak. Mereka membantu distribusi logistik, asesmen kerusakan rumah, serta pendampingan psikososial bagi keluarga yang mengalami kehilangan.
Di beberapa posko, relawan juga mengatur dapur umum untuk memastikan kebutuhan makan warga tetap terpenuhi meski pasokan dari luar belum stabil.
Warga dan Tokoh Masyarakat Sambut Positif
Seruan BMA ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan sejumlah tokoh daerah. Banyak yang menilai bahwa ajakan tersebut sangat penting untuk menggerakkan solidaritas publik di tengah bencana yang menimbulkan dampak luas.
“Kami berharap langkah BMA dapat mengumpulkan lebih banyak bantuan. Banyak warga yang benar-benar kehilangan segalanya,” ujar salah satu tokoh masyarakat dari daerah terdampak.
Harapan untuk Penanganan yang Lebih Cepat
Seiring meningkatnya dukungan dari berbagai pihak, Baitul Mal Aceh berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat, mulai dari pemenuhan kebutuhan darurat hingga pembangunan kembali rumah dan fasilitas umum yang rusak.
Ajakan donasi ini juga menjadi pengingat bahwa solidaritas masyarakat Aceh tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap bencana.
