Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Rela Jalan Menembus Hutan untuk Cari Bantuan, Ibu Bhayangkari Pandu Helikopter ke Desanya

Skintific

Rela Jalan Menembus Hutan demi Mencari Bantuan, Ibu Bhayangkari Pandu Helikopter ke Desanya

Media Tanjungbalai – Rela Jalan Menembus Hutan Di tengah keterisoliran akibat bencana yang melanda wilayah pegunungan, kisah perjuangan seorang Ibu Bhayangkari dari salah satu desa terpencil kembali menggugah perhatian publik. Dengan kondisi akses darat yang terputus total, ia rela menempuh perjalanan kaki berjam-jam melewati hutan lebat demi mencari bantuan untuk warga desanya. Upayanya tidak sia-sia—berkat keberaniannya, sebuah helikopter bantuan akhirnya berhasil mendarat dan menyalurkan bantuan ke desa tersebut.

Perjalanan Berat demi Keselamatan Warga

Kondisi desa yang terisolasi membuat warga kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, dan air bersih. Menyadari situasi semakin kritis, Ibu Bhayangkari itu memutuskan keluar dari desa dengan melintasi hutan, menyeberangi sungai kecil, dan menembus jalur yang tertutup reruntuhan pohon.

Skintific

“Kalau saya tidak keluar, tidak ada yang bisa mencari bantuan. Warga sudah beberapa hari kekurangan makanan,” ungkapnya kepada relawan.

Perjalanan panjang yang ditempuhnya memakan waktu hampir setengah hari. Dengan membawa ponsel dan titik koordinat desa, ia berharap bisa bertemu petugas atau relawan yang sedang melakukan pemetaan udara.Rela Jalan Menembus Hutan untuk Cari Bantuan, Ibu Bhayangkari Pandu  Helikopter ke Desanya - Tribun-medan.com

Baca Juga: Rincian Tarif Listrik Rumah 1.300–2.200 VA per Desember 2025

Berhasil Bertemu Tim SAR dan Relawan

Ia menjelaskan kondisi desanya yang terputus dan menunjukkan peta lokasi. Tim SAR yang mendengar laporannya segera melakukan peninjauan dengan drone dan memastikan bahwa akses darat memang tidak memungkinkan.

Melihat urgensi situasi, mereka kemudian menghubungi tim helikopter yang bertugas menyalurkan bantuan ke wilayah terisolasi.

“Kami sangat terbantu dengan informasi akurat dari beliau. Tanpa koordinat dan penjelasannya, helikopter mungkin butuh waktu lebih lama menemukan desa itu,” ujar seorang anggota tim SAR.

Pandu Helikopter dari Udara

Keesokan harinya, sebuah helikopter bantuan diterbangkan. Ibu Bhayangkari yang turut serta dalam penerbangan duduk di kursi depan untuk memandu pilot menemukan posisi desanya.

Warga pun menangis haru ketika melihat helikopter mendarat.

“Syukur alhamdulillah. Kami tidak menyangka bantuan bisa sampai secepat ini,” ujar salah satu warga yang menyambut kedatangan helikopter.

Rela Jalan Menembus Hutan Kepedulian yang Menginspirasi

Kapolres setempat menyampaikan penghargaan kepada Ibu Bhayangkari tersebut karena jasanya menyelamatkan warga dari situasi kritis.

“Beliau menunjukkan bahwa pengabdian tidak mengenal batas. Tindakannya menjadi contoh bagi kita semua tentang arti kemanusiaan,” ujarnya.

Warga Berharap Akses Segera Dibuka

Meski bantuan berhasil masuk melalui jalur udara, warga desa masih berharap pemerintah segera menurunkan alat berat untuk membuka kembali akses darat. Mereka khawatir jika hujan kembali mengguyur, desa akan kembali mengalami kesulitan logistik.

Skintific