Donald Trump Isyaratkan Amerika Serikat Segera Lancarkan Serangan Darat di Venezuela
Latar Belakang Ketegangan AS–Venezuela
Media Tanjungbalai – Donald Trump Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela meningkat tajam. Washington menuduh pemerintah Venezuela — khususnya di bawah pemimpin Nicolás Maduro — mendukung jaringan perdagangan narkoba internasional, termasuk kelompok yang disebut Cartel de los Soles.
Sebagai respons, AS melakukan operasi militer di laut — menenggelamkan kapal-kapal yang dituduh membawa narkoba — dan memperkuat posisinya di wilayah Karibia, dengan pengerahan kapal perang terbesar dalam beberapa dekade.
Pernyataan Trump: “Operasi Darat Akan Segera Dimulai”
Dalam panggilan telepon pada hari Thanksgiving bersama prajurit AS, Trump menyampaikan bahwa kampanye militer terhadap jaringan narkoba Venezuela akan diperluas dari jalur laut ke jalur darat. “Sekitar 85 persen penyelundupan lewat laut sudah dihentikan … dan sekarang kami akan menghentikannya lewat darat — itu lebih mudah, dan akan segera dimulai,” ujarnya.
Pernyataan ini menandakan eskalasi potensi konflik—yang sebelumnya semata-mata merupakan operasi laut—sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa AS bisa memasuki wilayah daratan Venezuela.
Reaksi Venezuela & Peringatan Internasional
Respon dari Caracas tak kalah keras. Pemerintah Venezuela, melalui Maduro, memperingatkan bahwa setiap agresi darat akan dihadapi dengan “resistensi total.” Mereka mengaktifkan komando pertahanan nasional dan memperingatkan kesiapan militer serta rakyat untuk mempertahankan kedaulatan.
Sementara itu, sejumlah negara di kawasan dan blok internasional memperingatkan bahwa intervensi militer di Venezuela bisa memicu destabilitas regional dan melanggar prinsip kedaulatan serta hukum internasional
Baca Juga: Banjir Mengubah Wajah Kota Sumatera: Pray for Sumatera!
Donald Trump Apa Artinya Bagi Dunia?
Jika serangan darat benar-benar dilakukan oleh AS, ini bisa menjadi salah satu krisis besar di Amerika Latin — dengan potensi pengungsi, perang gerilya, dan dampak kemanusiaan yang luas.
Akan ada implikasi geopolitik: negara-negara kawasan dan aliansi internasional kemungkinan akan terlibat dalam kecaman atau mediasi.
Risiko bahwa konflik meluas: bukan hanya antara AS–Venezuela, tetapi melibatkan sekutu, kelompok militan, dan krisis migrasi.
