1. Driver ShopeeFood:Dianiaya Pelanggan, Ratusan Ojol Geruduk Rumah Pelaku di Sleman”
Media Tanjungbalai Driver ShopeeFood penganiayaan terhadap driver berinisial AD (25) dan pacarnya AM (24) terjadi pada Kamis malam (3/7/2025). Kedua korban terlambat 5 menit karena sistem double order dan kemacetan akibat kirab budaya. Seorang pelanggan, T, terbakar amarah dan memaki hingga melakukan kekerasan fisik. Video insiden viral, memicu solidaritas dari ratusan driver ShopeeFood dan lintas platform, yang mengepung rumah pelaku di daerah Bantulan, Kecamatan Godean, Sleman pada dini hari Sabtu (5/7)
2. Fokus Kasus Hukum: “Polisi Amankan Pelaku, Proses Sidik Laporan dan Rekaman Video”
Polisi Polresta Sleman telah mengamankan T dan membawa ke kantor pada dini hari setelah pengepungan. Polisi mengamankan pelaku berdasarkan laporan korban dan bukti video. AM sudah menjalani visum untuk mendalami unsur penganiayaan. Polisi kini menyiapkan berkas penyidikan untuk menindaklanjuti kasus ini

Baca Juga: Soal Kepemilikan Tanah Blang Padang, Kodam IM: Sami’na Wa Atha’na
3. Feature Human-Interest: “Sopir dan Pacar Jadi Sasaran Amarah Pelanggan”
AD mengantar pesanan ditemani pacarnya, AM, karena cuaca malam di lokasi terpencil. Ia mendapat bentakan, dijambak, dan diteriaki oleh T yang mengaku dari pelayaran. Video di media sosial memperlihatkan AM didorong dan ditarik rambutnya saat berusaha menjelaskan keterlambatan
4. Dinamika Pemesanan: “Double Order dan Kemacetan Jadi Pemicu”
Masalah bermula ketika AD menerima “double order” via aplikasi. Karena kemacetan akibat kirab budaya, pesanan terlambat sampai rumah pelanggan. AD dan AM mencoba menjelaskan, tapi pelanggan tetap marah—mencontohkan betapa ketergantungan pada rating bintang bisa menimbulkan kekerasan emosional
5. Aksi Solidaritas: “Lebih dari 100 Ojol Geruduk Rumah Pelaku dan Polisi”
Ratusan driver ShopeeFood dan ojek online lainnya datang sekitar pukul 00.30–01.30 WIB pada Sabtu dini hari, menyuarakan keadilan.
6. Reaksi Netizen: “Tagar #justiceforAD Jadi Viral di Media Sosial”
Tagar solidaritas lalu ramai di media sosial. Netizen meminta penegakan hukum yang tegas. Banyak yang menyoroti takutnya driver rendah haknya, terutama saat menghadapi pelanggan yang agresif .
7. Driver ShopeeFood: “Video Aksi Kekerasan dan Geruduk Rumah Pelaku Tersebar Luas”
Video terekam pengguna TikTok yang memperlihatkan AM dipaksa, dan setelah itu aksi geruduk yang masif berlangsung. Ada pula video polisi mengamankan pelaku dari rumahnya setelah situasi memanas
8. Driver ShopeeFood: “Tekanan Rating dan Perlindungan Driver Saat Malam”
Modus double order, sistem rating, dan kebutuhan keamanan membuat AD mengajak AM. Namun, ini bukan alasan tindakan kekerasan. Kasus ini membuka diskusi: apakah platform harus memberikan fitur keamanan ekstra dan kebijakan fair rating?
